03 November 2010

Migrasi OSS Pemerintah Kabupaten Semarang


Akhirnya tanggal 25 - 29 Oktober 2010 sudah lewat. Itu artinya selama satu bulan kedepan, saya dan tim saya yang melakukan migrasi OSS di Pemerintah Kabupaten Semarang (Ungaran) mulai melakukan pendampingan. Jadi, saya dan tim saya harus siap sewaktu-waktu jika ada panggilan untuk membantu menyelesaikan masalah-masalah nantinya akan timbul setelah proses migrasi OSS ini.

Migrasi OSS ini tak lain karena adanya keputusan Pak Mentri kita, bahwa paling lambat Desember 2011 nanti, semua instansi pemerintahan harus menggunakan OSS / Software legal dalam kegiatan operasionalnya. Tujuannya, selain mengurangi pembajakan software, juga menekan anggaran biaya pemerintah. Jadi, anggaran yang tadinya cuman buat lisensi software, bisa dialihkan untuk hal lain. Misalnya saja, bisa untuk menunjang kualitas pendidikan di Indonesia :)

bersama tim
Kemarin saat perwakilan PemKab setempat memberikan laporan, setidaknya dari 432 PC yang ada di PemKab hanya kurang dari 40 PC yang menggunakan Software berlisensi. Itu juga hanya Operating Sytemnya saja. Belum aplikasi lain yang ada didalamnya, seperti Office, Photoshop dan yang lain sebagainya. Nggak kebayang sih ya berapa juta dolar kerugian yang harus di tanggung oleh pembuat software atas tindakan kriminal kita ini :))

Ndak kerasa ternyata satu minggu itu berlalu begitu cepat, baru saja saya sadar minggu malam lalu saya panik bukan main karena sms yang saya terima dari rekan tim saya yang mengharuskan saya naik ke Ungaran saat itu juga. Padahal, pada kenyataannya 2 jam setelah sms itu masuk baru kami berangkat dari Semarang menuju hotel untuk briefing :))

briefing malam
Disana, posisi saya tidak langsung terjun ke lapangan door to door keliling SKPD untuk instalasi Linux. Disani saya menjadi asisten Bapak Hasan Bahcri UL, pengajar Linux Fundamental dan Open Office dari RISTEK. Sebenernya saya pengen banget terjun ke lapangan, tapi apa daya. Pak Hasan juga butuh asisten untuk mengajar, dan karena saya perempuan satu2nya dalam tim, maka saya lah yang dikorbankan oleh teman2 tim saya untuk menjadi asisten Pak Hasan ;))

Banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan dari migrasi OSS di Pemerintah Kabupaten Semarang kemarin. Saya, mulai terbiasa dengan duduk didepan bapak2 dan ibu2 yang ingin belajar OSS, berdiskusi, dan sharing dengan beliau2. Melatih mental keberanian saya tampil di depan orang banyak, juga melatih mental saya untuk siap diserbu dengan ratusan pertanyaan2 yang saya sendiri kadang belum tentu tahu jawabannya. :D

Hari pertama, kami masih santai. Hanya sosialisasi, ceramah, mencuci otak peserta migrasi agar mau berpindah dari software ilegal ke software legal. Bahkan terkadang dengan rayuan gombal yang dibungkus dalam sebuah kalimat manis, saya menakut2i peserta kalau masih memakai software ilegal itu bakalan kena denda ratusan juta setiap pc-nya. Dan itu, cukup berhasil. Tidak sedikit peserta migrasi yang langsung memilih menghapus sistem operasinya yang ilegal, dan menggantinya dengan yang legal :))

peserta pelatihan migrasi oss
Mungkin karena saya sendiri, terpisah dari teman2 satu tim saya. Saya panik bukan kepalang di hari kedua itu. Dimana saya harus membuat live usb sebanyak 20 buah lebih dalam waktu singkat dan hanya dengan satu post usb saja. Ditambah lagi, padamnya listrik ruangan yang menyebabkan AC ruangan harus dimatikan sementara. Sudah panik, panas bukan main. Kalau saat itu disamping saya ada laut, kemungkinan besar saya lebih memilih menceburkan diri ke laut dari pada berada dalam ruangan laknat nan panas itu :))

Salah satunya yang paling berkesan adalah kepanikan sata yang membabi buta ketika mendapati charger laptop saya kabelnya putus (--"). Bagaimana tidak panik, sementara hari itu adalah hari pertama migrasi, dan masih ada tersisa 4 hari lagi. Kalau laptop mati, terus gimana dengan pekerjaan saya? :)) strees berat deh waktu itu, sampai tanya2 ke toko, dan mendapati charger tipe mekbuk seperti punya saya tidak ready stok. Kalau mau beli harus nunggu 2 hari dulu. Bener2 panik bukan main.. Ndak kehabisan akal, saya pun akhirnya meninggalkan hotel dan berbelanja solder serta alat2 lain untuk memperbaiki charger tersebut. Dan akhirnya, beginilah hasilnya :))

charger mekbuk biadab
Ada juga cerita lucu tentang seorang ibu2 yang cukup menggelikan. Seorang ibu2 mengira bahwa linux adalah antivirus. Cerita lengkapnya, silahkan klik disini :))

Btw, yang saya evaluasi dari serangkaian acara satu minggu kemarin adalah adanya beberapa hambatan2 baik hambatan dari faktor teknis maupun non teknis yang muncul saat migrasi berlangsung sehingga waktu untuk migrasi banyak yang terbuang. Beberapa hambatan diantaranya yaitu,
  • PemKab setempat belum siap sepenuhnya untuk migrasi. Memang ada beberapa pihak yang sangat antusias dalam migrasi ini, dari jauh2 hari sudah membackup semua data yang ada di PC yang akan dimigrasikan. Namun ada juga yang belum siap. Misalnya saja, ada yang belum mengerti mengenai kegiatan migrasi ini. Harus melakukan lobby terlebih dahulu, apa PC-nya boleh di install dengan software legal. Menjelaskan person per person secara berulang2 tentang migrasi ini, dan hal ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Belum lagi kalau yang memegang PC tersebut pas tidak di tempat, harus nunggu diambang ketidakpastian.
  • Karena ketidaksiapan tadi, makanya banyak data yang belum di bakup. Ini juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar lho :))
  • Senjata perang tim kami kurang! Kalau ini kurangnya dari segi space untuk membackup data, jumlah hardisk eksternal yang ami bawa hanya terbatas :((
  • Ada juga yang DVD atau CD ROMnya nggak bisa dipake alias optiknya udah lemah. USBnya pun, nggak bisa diandalkan. ;))
  • Yang terakhir ini, sungguh membuat tim saya bersabar. Bagaimana tidak, ada beberapa PC yang spesifikasinya sangat rendah. Misalnya Pentium 3, Ram 256, CDROM nggak bisa. Live USB juga ngadat.. Kayak yang ini nih,

Yang ini sumpah bikin ngakak.. Soalnya selama proses instalasi berjalan, si pelaku live sms ke saya proses instalasinya.. Dari 42%.. 44%.. 46%.. 50%.. dan akhirnya GAGAL total :))
Nah lo.. #ihik

Jadi, siapa yang mau mengikuti PemKab Semarang untuk migrasi OSS ?

Postingan lain disini dan disini :)

17 comments:

  1. wih, bisa gak tuh carjer laknatnya disolder? :lol:
    sukses deh buat migrasi kedepan, belajar dari pengalaman.
    ngakak guwa baca postingan mexes ttg virusnya :D

    ReplyDelete
  2. spesifikasi PC yang sangat rendah..??!! suruh ganti aja PC nya.. hahaha....

    ReplyDelete
  3. kunjungan malam,
    apa kabar di sana? :)

    ReplyDelete
  4. ok. sukses juga...


    semoga juga bisa sukses dilapangan.

    gak cuman sekedar acara aja...

    ReplyDelete
  5. Oom Minta kotak person atau lembaganya. Kami dari komunitas linux banjarnegara (kluban) butuh ngangsu kawruh.

    ReplyDelete
  6. @ airyz, bisa kok om :)

    @ areefdharma, nggak semua pemda punya dana lebih buat beli pc baru. nah, kalau pake foss kan dana lisensi juga bisa dialihkan buat beli pc baru :D

    @ kesehaRian Ra-Kun, hai hai.. lama nggak bersua :p

    @ Anonymous said... 04 November, 2010 10:25
    thanks kw :)

    @ Anonymous said... 05 November, 2010 07:07
    CP siapa ya?
    langsung imel ke saya aja. nanti insyaallah saya bantu :)
    mauren@doscom.org

    ReplyDelete
  7. moy paragraf pertama "Akhirnya tanggal 25 - 29 Agustus 2010 sudah lewat. Itu artinya selama satu bulan kedepan, "

    bukanya yg bener tuh 25 - 29 oktober 2010 ??????

    :P

    ReplyDelete
  8. @mazumam:

    iye ya.. thanks koreksinya..
    ternyata sipitmu awas juga..
    *melipir*

    ReplyDelete
  9. thanks for your info....very good and sangat bermanfaat...goodluck for you..

    ReplyDelete
  10. wah infonya bagus bnget,,,
    makash mbak,,,
    tp sayang dah telat,,,hehe..

    ReplyDelete
  11. sip teruskan sosialisasi untuk memperkenalkan software legal, wah masa Linux antivirus seh?? ada2 aja..

    ReplyDelete
  12. ya begitulah, namanya juga baru mengenal linux :)

    ReplyDelete